Kronologis Penyakit dan Riwayat Kesehatan Jacko. Bertahun-tahun superstar ini bisa dibilang rentan terserang penyakit. Jika merunut sejarah penyakit Jacko, kemungkinan bisa disimpulkan apa penyebab gagal jantung yang berujung pada kematiannya. Di masa-masa akhirnya hidupnya, raja pop dunia ini lebih banyak diberitakan tentang kesehatannya dan pengobatan yang dijalaninya, ketimbang musiknya. Berikut kronologis masalah kesehatan Michael Jackson dan riwayat penyakit pelantun ‘Beat It’ ini selama bertahun-tahun!
Kronologis Penyakit Michael Jackson
Riwayat Penyakit Michael Jackson
Costochondritis (radang tulang rawan)
Pada 1990, Jackson dirawat di rumah sakit karena nyeri dada yang dialaminya setelah sakit beberapa hari. Dokter mendiagnosis bahwa rasa sakit itu disebabkan oleh memar atau trauma di dadanya akibat latihan menari yang berlebihan. Ia mengalami costochondritis, atau peradangan tulang rawan di bagian depan tulang iganya.
Apa itu Costochondritis? Gangguan yang terjadi akibat peradangan pada tulang rawan. Adakalanya sendi-sendi dan tulang rawan di mana tulang-tulang rusuk melekat pada sternum (tulang dada), sehingga bisa menjadi meradang. Nyeri cenderung menyakitkan di bagian dada saat penderita bernapas dalam. Salah satu pengobatannya adalah mengonsumsi obat pereda nyeri.
Vitiligo (kelainan pigmentasi)
Pada 1993, Jakson menjelaskan kulitnya yang mulai memutih dengan menyingkap bahwa dia mengalami vitiligo (kelainan pigmentasi yang membuat kulit memutih dan tidak bisa diobati). Pada sebuah pernyataannya, dokter kulit di Beverly Hills, Arnold Klein mengatakan Jackson sudah didiagnosis kelainan ini sejak 1986.
Menurut situs web American Vitiligo Research Foundation Inc, merupakan akibat hilangnya melanosit, yaitu sel kulit yang memproduksi melanin atau pigmen yang memberi warna pada kulit. Pada penderita vitiligo, melanosit mengalami kerusakan. Akibatnya kulit berbelang-belang putih. Umumnya di muka, siku dan lutut, tangan dan kaki serta alat kelamin.
Umumnya vitiligo terjadi pada usia 10-30 tahun. Hanya sedikit yang dimulai sejak lahir. Jarang pula dimulai pada usia lanjut. Lebih dari 30 persen penderita menunjukkan adanya faktor keturunan. Trauma fisik, paparan sinar matahari yang sangat terik, sakit berat maupun stres emosional bisa menjadi pemicu maupun memperberat vitiligo. Sebagian vitiligo berkaitan dengan gangguan tiroid, diabetes melitus serta anemia pernisiosa.
Kelainan paru-paru
Pada 2008, harian besar London mengutip penulis biografi, Ian Halperin, yang menyatakan bahwa Jackson memiliki kelainan paru-paru. Pada Desember 2008, Michael sempat dirawat rumah sakit. Tubuh Michael menderita kelainan paru-paru genetis, karena tidak bisa memproduksi protein Alpha-1 antitrypsin.
Kekurangan protein otomatis mempengaruhi kondisi paru-paru. Akibatnya Michael mengalami emphysema (sesak napas). Emphysema adalah penyakit paru yang berjangka panjang dan progresif dan terjadi ketika dinding-dinding alveoli rusak atau hancur bersama dengan pembuluh-pembuluh darah kapiler yang mengalir didalamnya.
Ketika lebih banyak bagian paru-paru yang rusak dan organ ini tidak dapat memelihara konsentrasi-konsentrasi oksigen dalam aliran darah, tubuh mengkompensasinya dengan secara berangsur-angsur meningkatkan kecepatan bernapas. Jantung harus bekerja lebih keras untuk mendorong darah ke dalam pembuluh-pembuluh darah yang menyempit ini, sehinggan menyebabkan tekanan darah dalam arteri-arteri paru meningkat (pulmonary hypertension).
Kelainan ini dapat menyebabkan penurunan berat badan yang drastis, kelelahan yang berlebihan, dan jantung berdebar-debar jika terlalu lama berdiri, menurut National Institutes of Health. Dari waktu ke waktu, kebutuhan kerja ekstra menyebabkan otot jantung membesar (hypertrophy) dan dapat menyebabkan gagal jantung. Apakah ini yang menyebabkan kematian Jacko?
Terlepas dari semua itu, yang jelas sang super star itu kini telah tiada, semogga Allah swt mengampuni segala dosa dan kesalahannya dimasa hidup di dunia dan memberikan ibalan dan karunia yang berlipat ganda di akhirat atas jasanya yang yelah membahagiakan sebagian besar umat manusia. Amin
Kronologis Penyakit Michael Jackson
- 1981, meski Jackon selalu membelokkan pertanyaan media soal operasi plastik yang dijalaninya, tapi para penggemarnya mulai melihat perubahan mulai dari hidungnya pada awal itu.
- 1984, rambut Jackson terbakar saat syuting iklan Pepsi pada adegan kembang api. Kecelakaan ini menyebabkan kulit kepalanya hangus, dan butuh operasi bedah yang cukup serius.
- 1986, Media The National Enquirer memuat foto yang menunjukkan Jackson sedang tidur di hyperbaric chamber (ruangan untuk terapi oksigen), dengan tujuan ekstra oksigen dapat memperpanjang hidupnya. Pada sebuah biografi lima tahun kemudian, pengarang J. Randy Taraborrelli menulis bahwa cerita itu adalah mitos. Dan, bahwa foto itu dibuat untuk memanipulasi tabloid.
- 1990, Jackson dirawat di rumah sakit karena nyeri dada yang dialaminya setelah sakit beberapa hari. Pada waktu itu, dokter berkata bahwa rasa sakit itu disebabkan oleh memar di dadanya akibat latihan menari yang terlalu berlebihan. Ia mengalami costochondritis, atau peradangan tulang rawan di bagian depan tulang iganya. Waktu itu adalah tahun di saat ia mulai memakai masker di depan umum.
- 1993, Jackson membatalkan tour konsernya setelah menyadari ia kecanduan obat pereda sakit. Di TV, ia mengaku mulai mengonsumsi obat itu karena sakit yang tak tertahankan setelah operasi rekonstruksi di bagian kulit kepala.
- Pada tahun yang sama, Jakson menjelaskan kulitnya yang mulai memutih dengan menyingkap bahwa dia mengalami vitiligo (kelainan pigmentasi yang membuat kulit memutih dan tidak bisa diobati). Pada sebuah pernyataannya, dokter kulit di Beverly Hills, Arnold Klein mengatakan Jackson sudah didiagnosis kelainan ini sejak 1986.
- 1995, Jackson pingsan saat latihan untuk acara TV. Pada waktu itu, dokternya berkata Jackson pingsan karena detak jantungnya tidak normal karena dehidrasi yang parah. Kondisi ini memang dapat terjadi pada orang sehat dan tidak berisiko. Tapi, kondisi ini juga bisa menjadi gejala penyakit jantung yang bisa berujung pada serangan jantung atau gagal jantung, menurut American Heart Association.
- 2003, Jackson mengalami serangan jantung ringan, sebelum pertanyaan saksi tentang tuntutan hak cipta. Pada waktu itu, pengacara Jackson, Brian Oxman, berkata bahwa Jacko seringkali merasa gugup dan membuatnya tidak mau makan. Jackson diopname untuk menambah cairan tubuhnya agar dia tak mudah pingsan, kata dokter. Dokter pribadi Jackson juga membuat surat pernyataan sumpah tentang kondisi kesehatan Jackson.
- 2005, Jackson dirawat di rumah sakit lagi untuk mengobati sakit punggung. Waktu itu, dia juga sedang diadili soal pencabulan anak. Ia menggunakan tongkat dan dipayungi saat menuju pengadilan.
- 2008, harian besar London mengutip penulis biografi, Ian Halperin, yang menyatakan bahwa Jackson memiliki kelainan paru-paru yang langka (kekurangan zat alpha-1 antitrypsin). Penyakit ini umumnya dialami pada seseorang yang berusia 20- 50 tahun. Kelainan ini dapat menyebabkan penurunan berat badan yang drastic, kelelahan yang berlebihan, dan jantung berdebar-debar jika terlalu lama berdiri, menurut National Institutes of Health.
Riwayat Penyakit Michael Jackson
Costochondritis (radang tulang rawan)
Pada 1990, Jackson dirawat di rumah sakit karena nyeri dada yang dialaminya setelah sakit beberapa hari. Dokter mendiagnosis bahwa rasa sakit itu disebabkan oleh memar atau trauma di dadanya akibat latihan menari yang berlebihan. Ia mengalami costochondritis, atau peradangan tulang rawan di bagian depan tulang iganya.
Apa itu Costochondritis? Gangguan yang terjadi akibat peradangan pada tulang rawan. Adakalanya sendi-sendi dan tulang rawan di mana tulang-tulang rusuk melekat pada sternum (tulang dada), sehingga bisa menjadi meradang. Nyeri cenderung menyakitkan di bagian dada saat penderita bernapas dalam. Salah satu pengobatannya adalah mengonsumsi obat pereda nyeri.
Vitiligo (kelainan pigmentasi)
Pada 1993, Jakson menjelaskan kulitnya yang mulai memutih dengan menyingkap bahwa dia mengalami vitiligo (kelainan pigmentasi yang membuat kulit memutih dan tidak bisa diobati). Pada sebuah pernyataannya, dokter kulit di Beverly Hills, Arnold Klein mengatakan Jackson sudah didiagnosis kelainan ini sejak 1986.
Menurut situs web American Vitiligo Research Foundation Inc, merupakan akibat hilangnya melanosit, yaitu sel kulit yang memproduksi melanin atau pigmen yang memberi warna pada kulit. Pada penderita vitiligo, melanosit mengalami kerusakan. Akibatnya kulit berbelang-belang putih. Umumnya di muka, siku dan lutut, tangan dan kaki serta alat kelamin.
Umumnya vitiligo terjadi pada usia 10-30 tahun. Hanya sedikit yang dimulai sejak lahir. Jarang pula dimulai pada usia lanjut. Lebih dari 30 persen penderita menunjukkan adanya faktor keturunan. Trauma fisik, paparan sinar matahari yang sangat terik, sakit berat maupun stres emosional bisa menjadi pemicu maupun memperberat vitiligo. Sebagian vitiligo berkaitan dengan gangguan tiroid, diabetes melitus serta anemia pernisiosa.
Kelainan paru-paru
Pada 2008, harian besar London mengutip penulis biografi, Ian Halperin, yang menyatakan bahwa Jackson memiliki kelainan paru-paru. Pada Desember 2008, Michael sempat dirawat rumah sakit. Tubuh Michael menderita kelainan paru-paru genetis, karena tidak bisa memproduksi protein Alpha-1 antitrypsin.
Kekurangan protein otomatis mempengaruhi kondisi paru-paru. Akibatnya Michael mengalami emphysema (sesak napas). Emphysema adalah penyakit paru yang berjangka panjang dan progresif dan terjadi ketika dinding-dinding alveoli rusak atau hancur bersama dengan pembuluh-pembuluh darah kapiler yang mengalir didalamnya.
Ketika lebih banyak bagian paru-paru yang rusak dan organ ini tidak dapat memelihara konsentrasi-konsentrasi oksigen dalam aliran darah, tubuh mengkompensasinya dengan secara berangsur-angsur meningkatkan kecepatan bernapas. Jantung harus bekerja lebih keras untuk mendorong darah ke dalam pembuluh-pembuluh darah yang menyempit ini, sehinggan menyebabkan tekanan darah dalam arteri-arteri paru meningkat (pulmonary hypertension).
Kelainan ini dapat menyebabkan penurunan berat badan yang drastis, kelelahan yang berlebihan, dan jantung berdebar-debar jika terlalu lama berdiri, menurut National Institutes of Health. Dari waktu ke waktu, kebutuhan kerja ekstra menyebabkan otot jantung membesar (hypertrophy) dan dapat menyebabkan gagal jantung. Apakah ini yang menyebabkan kematian Jacko?
Terlepas dari semua itu, yang jelas sang super star itu kini telah tiada, semogga Allah swt mengampuni segala dosa dan kesalahannya dimasa hidup di dunia dan memberikan ibalan dan karunia yang berlipat ganda di akhirat atas jasanya yang yelah membahagiakan sebagian besar umat manusia. Amin
loading...
boleh ijin copas ke blog saya ???
ReplyDeletepostingan yg bagus, mbak :)