Kronologi Kematian Michael Jackson. Michael Jackson meninggal dunia di usia 50 tahun. Kematian 'King of Pop' itu diduga akibat cardiac arrest atau jantung tiba-tiba berhenti berdetak. Laman People Magazine menyebutkan, Jacko dipublikasikan meninggal dunia di Ronald Reagan UCLA Medical Center, tak jauh dari kediamannya di Holmby Hills pada pukul 2.26 siang, Kamis 25 Juni 2009 waktu setempat (Jumat dini hari WIB).
Bintang legendaris itu dilarikan ke rumah sakit setelah tim medis gagal memberi pertolongan di kediamannya sekitar pukul sekitar dua jam sebelum ia dinyatakan meninggal.
Dengan masker oksigen menutupi wajahnya, Jacko dilarikan ke rumah sakit dengan sebuah ambulans merah. Ia tiba di rumah sakit sekitar pukul 1.14 siang. "Tim dokter yang terdiri dari dokter jaga dan dokter jantung berusaha memberi pertolongan sekitar satu jam, tapi gagal," demikian pernyataan resmi rumah sakit yang menanganinya.
"Michael tidak merespons sama sekali saat dia tiba di ruang gawat darurat. Mereka tidak bisa memastikan waktu kematian sampai Michael tiba di situ. Para petugas itu berusaha untuk menyadarkan Michael, namun akhirnya mereka mengatakan jika Michael sudah meninggal," kata sebuah sumber pada X 17.
Keluarga yang datang ke rumah sakit histeris dengan kematian Jacko. Tampak di antaranya adalah ibunda Jacko, Catherine, dan sejumlah saudara kandungnya seperti Janet, LaToya, Randy, dan Jermaine. "Semua sangat bersedih," kata pengacara keluarga Jackson, Brian Oxman.
Jenazah Michael Jackson akan diterbangkan dengan helikopter ke Los Angeles untuk menjalani otopsi. Jacko diduga mengalami cardiac arrest akibat komplikasi obat. Namun dugaan ini baru akan terjawab setelah hasil otopsi keluar.
Kematian raja pop dunia Michael Jackson yang mendadak ini memang menimbulkan banyak pertanyaan. Pasalnya, kesehatan Jacko dikabarkan cukup baik sebelumnya. Apa lagi, persiapan konser comeback-nya juga sudah hampir rampung.
Dilansir dari laporan terbaru, pelantun Heal The World yang terkena serangan jantung Kamis (25/04) sore ini bisa jadi mengalami overdosis obat.
"Beberapa orang memang bersama Michael, namun mereka semua memberikan informasi yang saling bertentangan," tambahnya. "Sepertinya ada kemungkinan overdosis obat. Namun mereka masih melakukan otopsi."
LA Times juga memberitakan jika penyebab kematian Jacko ternyata masih belum jelas. "Proses kematian Jacko masih belum jelas. Sebuah sumber mengatakan jika detektif bidang pembunuhan dan pencurian dari Kepolisian Los Angeles telah memulai investigasi terhadap kematian ini, walaupun mereka menekankan tidak ada bukti tindakan kriminal di dalam kasus tersebut," tulis koran itu.
"Para detektif itu berencana untuk mewawancarai keluarga, teman-teman, dan dokter Jacko untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kantor Pemeriksaan Mayat Los Angeles yang akan menentukan penyebab kematian itu," lanjut LA Times.
Serangan Jantung
Brian Oxman, kuasa hukum keluarga Jackson, mengatakan pada CNN jika sang maha bintang itu memang memiliki masalah besar dengan obat-obatan yang didapatnya sesuai resep dokter. Ia memang meninggal karena serangan jantung.
Namun kabarnya serangan jantung itu terjadi karena ia tengah diet. Benarkah?
Serangan jantung tiba-tiba yang dialami pelantun 'Beat It' bukannya tanpa alasan. Dr. Jean Durlach, Presiden Society for the Development of Research on Magnesium (SDRM), pusat penelitian magnesium mengungkap bahwa kemungkinan Jacko meninggal karena kekurangan magnesium.
"Mekanisme tubuhnya tak bisa mendeteksi kekurangan magnesium, sehingga terjadi gangguan sistem yang tidak terlihat," ujarnya seperti yang detikhot kutip dari examiner, Jumat (26/6/2009).
Menurutnya bisa jadi kekurangan magnesium itu adalah karena Jacko tengah menjalankan diet ketat. Rata-rata kebutuhan magnesium per hari tiap orang adalah 150 mg. Saat seseorang berdiet ketat, mineral yang didapatkan tubuh menjadi berkurang. yang akhirnya mempengaruhi seluruh sistem dalam tubuhnya.
Dan menurut penelitian yang lain juga menyebutkan bahwa, 50 persen orang-orang yang kekurangan mineral berisiko mengalami serangan jantung tiba-tiba.
Akhir Karir Sang Bintang
Si pemilik julukan 'King of Pop' (raja musik pop) itu meninggal secara mendadak pada hari Kamis (25/6) dalam usia 50 tahun setelah berkarir selama 40 tahun. Salah satu pencapaian tertingginya adalah album THRILLER yang hingga kini menempati posisi album terlaris sepanjang masa.
Dan meskipun jadi 'raja' dan meraup ratusan juta dolar sebagai salah satu bintang pop paling sukses sepanjang masa, Michael punya utang US$500 juta, seperti dikutip sumber The Wall Street Journal awal bulan ini.
Di akhir hayatnya, bintang pop Michael Jackson ternyata masih punya segudang utang. Konser comeback yang diharapkan bakal bisa menangani masalah keuangannya itu juga gagal dilaksanakan.
Aset utamanya antara lain hak cipta lagu-lagunya dan bagian atas katalog lagu The Beatles. Sumber di industri musik memperkirakan nilainya sekitar US$1 miliar. Sayangnya, karir dan citranya jadi pudar dengan masalah-masalah keuangan dan hukum yang makin runyam pada tahun-tahun terakhir.
Michael, yang terkenal 'gila belanja' mainan dan barang antik itu, pada tahun 2005 dituduh menghabiskan antara US$20 juta dan US$30 juta lebih banyak daripada penghasilannya selama setahun. Saat itu dia sedang menjalani persidangan kasus pencabulan anak-anak.
Gaya hidup mewahnya sebagian terbiayai oleh pinjaman US$200 juta dengan jaminan haknya atas katalog The Beatles yang didapat lewat patungan dengan suatu perusahaan swasta.
Dan pada November tahun lalu juga, ia harus menyerahkan kepemilikan rumahnya, Neverland kepada perusahaan real estate atas pinjamannya senilai US$23 juta.
Makanya itu, Michael berencana memperbaiki keberuntungannya dengan menggelar comeback besar-besaran di London pada musim panas ini. Konser tersebut akan menjadi yang pertama kali sejak tur terakhir 12 tahun lalu. Sayangnya, konser itu tak akan pernah terwujud dan utang Michael pun belum terbayar [ Dari Berbagai Sumber ]
loading...
No comments:
Post a Comment